Selasa, 31 Oktober 2017

KOMUNIKASI BISNIS


1)      JENIS - JENIS KOMUNIKASI
a.      Komunikasi Verbal
Apa itu komunikasi verbal? komunikasi verbal adalah sebuah proses komunikasi yang mana pesannya disampaikan dengan menggunakan kata-kata. Baik itu melalui lisan atau pun tulisan.
Contoh sederhana dari komunikasi verbal :
1.      Berinteraksi dengan orang lain
2.      Membaca koran atau majalah
3.      Menulis surat perjanjian, surat lamaran kerja, surat permohonan dan lain lain
4.      Berkhutbah dan berpidato didepan banyak orang

b.      Komunikasi Non Verbal
Komunikasi non verbal ini kebalikan dari komunikasi verbal. Komunikasi non verbal berarti sebuah proses komunikasi yang mana pesannya disampaikan tidak menggunakan kata-kata, melainkan menggunakan bahasa tubuh, gerak isyarat, ekspresi wajah dan kontak mata, begitu juga dengan intonasi, kualitas suara dan gaya bicara serta emosi.
Dalam komunikasi non verbal juga terdapat jenis jenisnya. Beberapa diantara jenis jenis komunikasi non verbal adalah sentuhan, kronemik, gerakan tubuh, proxemik, vokalik dan lingkungan. 
c.       Komunikasi Menurut Cara Penyampaiannya
penyampaian informasi dalam sebuah proses komunikasi terbagi menjadi dua:
1.      Komunikasi Secara Lisan; Yaitu komunikasi yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak. Contoh dua orang yang sedang bercengkerama.
2.      Komunikasi Secara Tertulis; Yaitu komunikasi secara tidak langsung melalui media seperti surat, memo, dan pengumuman. Umumnya komunikasi tidak langsung ini digunakan dalam maksud penyampaian singkat.
d.      Komunikasi Menurut Medan
Komunikasi menurut medan atau ruang lingkup ini terbagi menjadi dua:
1.      Komunikasi internal; yaitu komunikasi yang terjadi dalam ruang lingkup atau lingkungan tertentu. Seperti dalam organisasi, perusahaan atau dalam rumah keluarga.
2.  Komunikasi Eksternal; yaitu komunikasi yang terjadi antara suatu organisasi atau perusahaan dengan pihak luar. Contohnya adalah konferensi pers dan siaran televisi.

e.       Komunikasi Menurut Tingkah Laku
Komunikasi menurut tingkah laku ini terbagi menjadi dua:
1. Komunikasi Formal: Komunikasi yang terjadi antara suatu perusahaan dengan perusahaan yang lain dalam struktur dengan tata cara yang sudah ditentukan.
2.    Komunikasi Informal: Komunikasi yang terjadi antar individu pada sebuah perusahaan atau organisasi yang tidak terikat oleh struktur tertentu.


2)      TEKNOLOGI  INFORMASI  DALAM  KOMUNIKASI  BISNIS

1.      Keuntungan Menguasai Teknologi Informasi
Dampak positif (keuntungan) dari penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan pemerintahan.
a.     Dalam Bidang Sosial
Keuntungan :
·    Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antara suatu tempat dan tempat yang lain.
b.      Dalam Bidang Pendidikan
Keuntungan :
·   Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
· Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
·        Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
·     Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.
c.     Dalam Bidang Ekonomi
Keuntungan :
·           Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
·       Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-traansaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan
·   Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk
d.      Dalam Bidang Pemerintahan
Keuntungan :
·       Tenologi Informasi dan Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
·       e-government juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
·         Masyarakat dapat memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang dibuaat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerintah.
·         Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Komunikasi Bisnis

2.      Pemanfaatan Menguasai Teknologi Informasi dalam Pengambilan Keputusan
Berikut beberapa manfaat penting teknologi informasi dalam bidang bisnis:
·    Munculnya peluang bisnis baru (E-business), dengan semakin majunya teknologi dan informasi akan mendorong beberapa orang untuk menciptakan beberapa peluang yang sangat menguntungkan dan sebagai modal bisnis yang sangat menguntungkan. Contohnya pemanfaatan kemajuan teknologi dan komunikasi adalah google. Di mana search engine google banyak digunakan untuk mencari sesuatu di internet dan perusahaan google akan mendapatkan banyak keuntungan.
·    Mengurangi biaya produksi dan operasional, kemajuan teknologi dan informasi dapat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya produksi sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang besar dengan mengeluarkan pengeluaran yang sedikit. dan mengurangi operasional sehingga perusahaan dapat menambah jumlah produksi di setiap barang produksinya.
·      Mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan, mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan yang bekerja, sehingga karyawan tidak perlu repot-repot datang ke ruang rapat dan berkumpul bersama, dan bisa melakukan teleconference untuk saling berkomunikasi mengenai beberapa ide. Hal tersebut membuat rapat menjadi lebih praktis dan juga dapat mengawasi kinerja para karyawan.
·      Akses informasi dan penyebaran informasi, mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas dengan cepat dibandingankan dengan enggunakan fax atau pos. Kita dapat menyebar luaskan informasi ke seluruh dunia dan dapat berinteraksi langsung melalui komputer.
·       Komunikasi yang cepat, fasilitas yang ada di internet banyak membuktikan kecepatanya berkomunikasi dengan orang yang dituju, seperti E-mail yang telah banyak digunakan untuk mengirim dan menerima dokumen. Chat atau video conferencing juga mempercepat komunikasi

3.      Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pengambilan Keputusan
Membuat keputusan (decision making) adalah suatu proses memilih alternatif tertentu dari beberapa alternatif yang ada. Jadi, membuat keputusan adalah suatu proses memilih antara berbagai macam cara untuk melaksanakan pekerjaan. Semakin berpengalaman dalam pengambilan keputusan, semakin besar pula kepercayaan diri yang akan semakin berorientasi pula pada suatu tindakan. Jika seorang wirausaha mampu mengambil suatu keputusan dalam batas-batas waktu yang masuk akal, mungkin ia mampu mengambil suatu keputusan yang menguntungkan sehingga sewaktu-waktu muncul peluang-peluang bisnis.
Di sini seorang Wirausaha harus cepat mengambil suatu keputusan agar dapat menggunakan kesempatan sebaik-baiknya. Wirausaha yang ingin maju dalam bisnisnya, harus dapat memutar akal dengan mengandalkan intuisi, ide-ide yang penuh kreatif dan inovatif. Mereka juga harus memandang persoalan dalam konteks yang lebih luas, sambil mengingat bahwa keputusan-keputusan utama akan mempunyai akibat-akibat jangka panjang atas operasi bisnisnya. Seorang wirausaha diharapkan lebih aktif dalam dan lebih kreatif, karena ia harus membuat keputusan (decision making) tanpa bantuan data-data kuantitatif (data berbentuk angka-angka) atau dukungan staf yang berpengalaman.
Keberhasilan seorang Wirausaha di dalam bisnis, tergantung pada kemampuan membuat keputusan yang meningkatkan keuntungan bisnisnya pada masa yang akan dating

3)      PERENCANAAN PESAN-PESAN BISNIS
1.      Penentuan Tujuan
Ada tiga tujuan unum komunikasi bisnis, yaitu :
·         Memberi informasi (informing)
Tujuan pertama dalam komunikasi bisnis adalah memberikan informasi yang berkaitan dengan dunia bisnis kepada pihak lain. Sebagai contoh, seorang pemimpin suatu perusahaan membutuhkan bebebrapa pegawai baru yang akan di tempatkan sebagai staf adminitrasi di kantor- kantor cabang yang ada.
·         Membujuk atau persuasi (persuading)
Tujuan kedua komunikasi bisnis adalah memberikan persuasi kepada pihak lain agar apa yang disampaikan dapat dipahami dengan baik dan bener.
·         Melakukan kerjasama atau kolaborasi (kolaborating)
Tujuan ketiga dalam komunikasi bisnis adalah melakukan kolaborasi atau kerjasama bisnis antara seseorang dengan orang lain.
2.      Analisis Audience
Analisis terhadap audiens sangat perlu dilakukan, audiens dalam studi komunikasi bisa individu ataupun organisasi. Audiens biasanya memiliki pemahaman yang berbeda-beda atas pesan yang mereka terima.
·         Mengembangkan Profil Audiens
·         Mengenali penerima primer
·         Menetapkan jumlah dan komposisi audiens
·         Mengukur Tingkat Pemahaman Audiens
·         Memperkirakan reaki penerima
·         Memenuhi Kebutuhan Informasi Audiens
·         Memuaskan kebutuhan emosional dan praktis Audiens
3.      Penentuan Ide Pokok
Cara yang dapat digunakan untuk menentukan ide pokok :
a.       Brainstorming
Brainstorming adalah suatu cara menentukan ide pokok dengan membiarkan pikiran secara leluasa untuk mencari berbagai kemungkinan ide pokok, mempertimbangkan tujuan, audience, dan fakta yang ada.
b.      Petunjuk atasan
Penentuan ide pokok dapat dilakukan dengan meminta petunjuk dari atasan. Ini banyak terjadi pada perusahaan dengan sistem senioritas dan desentralisasi. Namun cara ini dapat menyita waktu manajer hanya untuk pekerjaan yang sebenarnya dapat didesentralisasikan.
c.       Kebiasaan
Cara yang ketiga dalam menentukan ide pokok adalah berdasar kebiasaan. Apabila perusahaan menghadapi situasi yang sama atau relatif sama, maka akan digunakan suatu ide pokok tertentu. Cara ini mempunyai keterbatasan, yaitu hanya untuk yang situasinya sama atau relatif sama saja. 
 
4.      Seleksi Saluran dan Media
Pesan-pesan bisnis harus sesuai dengan situasi yang ada. Ide-ide dapat disampaikan melalui dua saluran, yaitu saluran lisan dan tertuis. Pilihan mendasar antara berbicara atau menulis tergantung pada tujuan atau maksud pesan, audiens dan karakteristik dari kedua saluran komunikasi tersebut.
Saluran komunikasi lisan
Komunikasi lisan merupakan saluran yang palinhg banyak di gunakan dalam bisnis, komunikasi itu antara lain, percakapan antara dua orang secara langsung (tatap muka), melalui telpon, wawancara, pidato, seminar, pelatihan, dan presentasi bisnis. Saluran itu di sukai karna sederhana, spontan, nyaman, praktis, ekonomis dan memiliki kemampuan yang lebih tinggi dalam memberikan umpan balik (feed back)
Media pada saluran lisan :
·         Percakapan tatap muka (pidato, rapat, seminar, konferensi)
·         Telepon, voice mail
·         Radio, televisi, Computer
·         Pita audio dan video
·         Teleconference
·         Video conference 
Saluran komunikasi tertulis
Pesan-pesan tertulis dalam bisnis di buat dalam berbagai bentuk, misalnya surat, memo, proposal, dan laporan. Pilihan kata dalam pesan tertulis duilakukan dengan hati-hati untuk mempertahankan nada sopan dan bersahabat, kekurangannya adalah umpan balik secara langsung yang tidak bias di peroleh dengan waktu cepat.
Media pada saluran tertulis :
·         Surat, memo, laporan, proposal
·         Elektronik mail / email
·         Telepon (sms)
·         Computer
·         Faks
·         Telegram
·         Pos biasa dan khusus
 sumber : https://reviindah.wordpress.com/2015/05/16/perencanaan-pesan-pesan-bisnis/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar