Senin, 15 Januari 2018

KOMUNIKASI BISNIS




1)      KOMUNIKASI LISAN DAN NEGOSIASI

           Negosiasi merupakan salah satu faktor terpenting dalam mengkomunikasikan keinginan kita terhadap pihak orang lain. Keinginan yang telah kita susun rapih dalam suatu proyek kegiatan/ program  yang akan dilaksanakan baik itu pada skala kecil maupun  besar, dengan memerlukan pihak lain dalam mensukseskan proyek kegiatan/ program tersebut  ditentukan berhasil atau tidaknya dengan  proses negosiasi. Jikalau negosiasi kita kurang baik maka respon yang diterima pihak lain kepada kita ataupun program kita itu kurang pula, yang lebih jelek  lagi jikalau mereka berpikiran buruk terhadap program kita serta semua yang menjadi ruang lingkup kegiatan di luar program kita.
           Dalam pembahasan ini lebih banyak ditujukan kepada lawan bicara dengan teman, untuk yang lainnya perlu dianalisa terlebih dahulu latar belakangnya. Dibedakan kondisi dan situasi serta bentuk komunikasinya.

       I.            Komunikasi
Definisi komunikasi yang diambil dari berbagai referensi :
1.   Komunikasi mengacu kepada tindakan, oleh satu orang atau lebih, yang mengirim dan menerima pesan yang terdistorsi oleh ganggguan, terjadi dalam satu konteks tertentu, mempunyai pengaruh tertentu, dan ada kesempatan untuk melakukan umpan balik (J.A. Devito, 1997).
  1. Komunikasi adalah aktivitas menyampaikan apa yang ada di pikiran, konsep yang kita miliki, dan keinginan yang ingin kita sampaikan pada orang lain.
  2. Komunikasi adalah seni mempengaruhi orang lain untuk memperoleh apa yang kita inginkan.
  3. Komunikasi adalah information interchange yakni pertukaran informasi yang dapat dilangsungkan melalui berbagai media (Rid.)
Bentuk komunikasi
1.      Visible comunication : komunikasi yang terlihat oleh mata dan terdengar oleh panca indera, komunikasi ini terdiri dari :
·         Komunkasi verbal : komunikasi dengan menggunakan kata-kata atau dengan secara lisan
·         Komunikasi non verbal : deengan menggunakan gerak tubuh (tangan mulut, wajah, kaki, baju, penampilan, tindak-tanduk sehari-hari)
2.      Invisible comunication: komunikasi yang hanya bisa dirasakan oleh jiwa kita, setiap orang memiliki bentuk komunikasi ini hanya pengalaman dan konsentrasi yang baik yang menentukannya.
    II.            Negosiasi
Pengertian :
Negosiasi adalah proses tawar-menawar dengan jalan berunding untuk memberi atau menerima guna mencapai  kesepakatan antar pihak yang satu dengan pihak yang lain.Negosiasi salah satu cara memepengaruhi orang lain

     Dalam mempengaruhi orang lain terhadap pendapat kita negosiasi adalah salah satu cara yang baik, karena disana akan terjadi yang namanya persetujuan kedua belah pihak, tanpa adanya paksaan. Tidak dihindari pula dalam negosiasi ini berupa konteks yang monolog (mentoring) jika yang diajak bicara oleh kita adalah orang yang lebih muda ( yang mau diajak monolog). Ataupun dengan jalan pencarian solusi bersama-sama dengan cara kita mengarahkan pada keinginan kita.

Bentuk negosiasi :
1.      Negosiasi secara langsung artinya berhadapan langsung dengan kita.
2.      Negosiasi tidak langsung, misalnya dengan melalui telepon.

 III.            Contoh Kasus
Contohnya ; saat berkomunikasi dengan tatap muka langsung, selain itu komunikasi lisan ini juga dapat dilakukan melalui alat yang berupa computer yang telah dilengkapi dengan fasilitas konferensi jarak jauh ( computer teleconference ) dapat juga tatap muka yang melalui televise sirkuit tertutup ( closed cirkit televise / cctv ).


2)      KOMUNIKASI DALAM TULISAN

I.     Pengertian :
Komunikasi tertulis adalah membaca dan menulis. Kedua ragam komunikasi tertulis ini tidak dapat dipisahkan satu sama lain, saling terkait erat. Seseorang membaca (sebut:pembaca) suatu teks (menerima dan memahami pesan tertulis) karena ada yang menulis. Sebaliknya, seseorang menulis (sebut:penulis) karena ingin menyampaikan ide, informasi, atau perasaannya kepada orang lain. Tulisannya itu berisi pesan yang akan dibaca baik oleh orang lain ataupun dirinya sendiri, seperti
buku harian.

II.       Menurut Bovee dan Thill (1989) dalam penyampaian pesan secara tertulis, mempunyai keuntungan yang sangat besar yaitu :
a)      Adanya peluang untuk mengontrol pesan.
b)      Isi pesan yang disampaikan dapat memuat informasi yang sangat kompleks dan    memerlukan uraian sangat detail.
c)      Pesan yang disampaikan dapat didokumentasikan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk rujukan pada masa mendatang.
d)     Pesan dapat disebabkan secara luas, ketika khalayak yang ingin dijangkau sangat besar dan terpisah secara geografis.

III.    Kekurangan dalam penyampaian pesan secara tertulis
Meski bahasa merupakan unsur yang sering kita gunakan dalam komunikasi sehari-hari, bahasa memiliki sejumlah keterbatasan. Menguraikan keterbatasan bahasa sebagai sarana komunikasi.
a)      keterbatasan jumlah kata yang tersedia untuk mewakili objek atau perasaan.
b)      kata bersifat ambigu dan kontekstual. Setiap kata (meskipun sama) berpotensi untuk dimaknai secara berbeda oleh orang yang berbeda.
c)      Komunikator tidak bisa merinteraksi dengan audien secara langsung, melihat perubahan sikap yang terjadi atau merespon sikap audien. Sehingga feedback dalam proses komunikasi tersebut bersifat tidak langsung dan tertunda (no immediate interaction).

IV.    Contoh Kasus
Contoh bentuk komunikasi tertulis misalnya ketika melakukan surat-menyurat bisnis, seperti :
·         Membuat dan mengirim surat teguran kepada nasabah yang menunggak pembayarannya.
·         Membuat dan mengirim surat aduan ( claim ) kepada pihak lain.
·         Membuat dan mengirim surat penolakan kerja.
·         Membuat dan mengirim surat penawaran harga barang kepada pihak lain.
·         Membuat dan mengirim surat konfirmasi barang kepada pelanggan.
·         Membuat dan mengirim surat pemesanan barang ( order ) kepada pihak lain.
·         Membuat dan mengirim surat permintaan barang kepada pihak lain.
·         Membuat dan mengirim surat kontak kerja kepada pihak lain.
·         Member informasi kepada pelanggan yang meminta informasi produk-produk baru.

KOMUNIKASI BISNIS




1)      KOMUNIKASI LISAN DAN NEGOSIASI

        Negosiasi merupakan salah satu faktor terpenting dalam mengkomunikasikan keinginan kita terhadap pihak orang lain. Keinginan yang telah kita susun rapih dalam suatu proyek kegiatan/ program  yang akan dilaksanakan baik itu pada skala kecil maupun  besar, dengan memerlukan pihak lain dalam mensukseskan proyek kegiatan/ program tersebut  ditentukan berhasil atau tidaknya dengan  proses negosiasi. Jikalau negosiasi kita kurang baik maka respon yang diterima pihak lain kepada kita ataupun program kita itu kurang pula, yang lebih jelek  lagi jikalau mereka berpikiran buruk terhadap program kita serta semua yang menjadi ruang lingkup kegiatan di luar program kita.
       Dalam pembahasan ini lebih banyak ditujukan kepada lawan bicara dengan teman, untuk yang lainnya perlu dianalisa terlebih dahulu latar belakangnya. Dibedakan kondisi dan situasi serta bentuk komunikasinya.

       I.            Komunikasi
Definisi komunikasi yang diambil dari berbagai referensi :
             1.   Komunikasi mengacu kepada tindakan, oleh satu orang atau lebih, yang mengirim dan menerima pesan yang terdistorsi oleh ganggguan, terjadi dalam satu konteks tertentu, mempunyai pengaruh tertentu, dan ada kesempatan untuk melakukan umpan balik (J.A. Devito, 1997).
  1. Komunikasi adalah aktivitas menyampaikan apa yang ada di pikiran, konsep yang kita miliki, dan keinginan yang ingin kita sampaikan pada orang lain.
  2. Komunikasi adalah seni mempengaruhi orang lain untuk memperoleh apa yang kita inginkan.
  3. Komunikasi adalah information interchange yakni pertukaran informasi yang dapat dilangsungkan melalui berbagai media (Rid.)
Bentuk komunikasi
1.      Visible comunication : komunikasi yang terlihat oleh mata dan terdengar oleh panca indera, komunikasi ini terdiri dari :
·         Komunkasi verbal : komunikasi dengan menggunakan kata-kata atau dengan secara lisan
·         Komunikasi non verbal : deengan menggunakan gerak tubuh (tangan mulut, wajah, kaki, baju, penampilan, tindak-tanduk sehari-hari)
2.      Invisible comunication: komunikasi yang hanya bisa dirasakan oleh jiwa kita, setiap orang memiliki bentuk komunikasi ini hanya pengalaman dan konsentrasi yang baik yang menentukannya.
    II.          Negosiasi
Pengertian :
Negosiasi adalah proses tawar-menawar dengan jalan berunding untuk memberi atau menerima guna mencapai  kesepakatan antar pihak yang satu dengan pihak yang lain.Negosiasi salah satu cara memepengaruhi orang lain

     Dalam mempengaruhi orang lain terhadap pendapat kita negosiasi adalah salah satu cara yang baik, karena disana akan terjadi yang namanya persetujuan kedua belah pihak, tanpa adanya paksaan. Tidak dihindari pula dalam negosiasi ini berupa konteks yang monolog (mentoring) jika yang diajak bicara oleh kita adalah orang yang lebih muda ( yang mau diajak monolog). Ataupun dengan jalan pencarian solusi bersama-sama dengan cara kita mengarahkan pada keinginan kita.

Bentuk negosiasi :
1.      Negosiasi secara langsung artinya berhadapan langsung dengan kita.
2.      Negosiasi tidak langsung, misalnya dengan melalui telepon.

 III.            Contoh Kasus
Contohnya ; saat berkomunikasi dengan tatap muka langsung, selain itu komunikasi lisan ini juga dapat dilakukan melalui alat yang berupa computer yang telah dilengkapi dengan fasilitas konferensi jarak jauh ( computer teleconference ) dapat juga tatap muka yang melalui televise sirkuit tertutup ( closed cirkit televise / cctv ).


2)      KOMUNIKASI DALAM TULISAN

I.     Pengertian :
Komunikasi tertulis adalah membaca dan menulis. Kedua ragam komunikasi tertulis ini tidak dapat dipisahkan satu sama lain, saling terkait erat. Seseorang membaca (sebut:pembaca) suatu teks (menerima dan memahami pesan tertulis) karena ada yang menulis. Sebaliknya, seseorang menulis (sebut:penulis) karena ingin menyampaikan ide, informasi, atau perasaannya kepada orang lain. Tulisannya itu berisi pesan yang akan dibaca baik oleh orang lain ataupun dirinya sendiri, seperti
buku harian.

II.   Menurut Bovee dan Thill (1989) dalam penyampaian pesan secara tertulis, mempunyai keuntungan yang sangat besar yaitu :
a)      Adanya peluang untuk mengontrol pesan.
b)      Isi pesan yang disampaikan dapat memuat informasi yang sangat kompleks dan    memerlukan uraian sangat detail.
c)      Pesan yang disampaikan dapat didokumentasikan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk rujukan pada masa mendatang.
d)     Pesan dapat disebabkan secara luas, ketika khalayak yang ingin dijangkau sangat besar dan terpisah secara geografis.

III.    Kekurangan dalam penyampaian pesan secara tertulis
Meski bahasa merupakan unsur yang sering kita gunakan dalam komunikasi sehari-hari, bahasa memiliki sejumlah keterbatasan. Menguraikan keterbatasan bahasa sebagai sarana komunikasi.
a)      keterbatasan jumlah kata yang tersedia untuk mewakili objek atau perasaan.
b)      kata bersifat ambigu dan kontekstual. Setiap kata (meskipun sama) berpotensi untuk dimaknai secara berbeda oleh orang yang berbeda.
c)      Komunikator tidak bisa merinteraksi dengan audien secara langsung, melihat perubahan sikap yang terjadi atau merespon sikap audien. Sehingga feedback dalam proses komunikasi tersebut bersifat tidak langsung dan tertunda (no immediate interaction).

IV.    Contoh Kasus
Contoh bentuk komunikasi tertulis misalnya ketika melakukan surat-menyurat bisnis, seperti :
·         Membuat dan mengirim surat teguran kepada nasabah yang menunggak pembayarannya.
·         Membuat dan mengirim surat aduan ( claim ) kepada pihak lain.
·         Membuat dan mengirim surat penolakan kerja.
·         Membuat dan mengirim surat penawaran harga barang kepada pihak lain.
·         Membuat dan mengirim surat konfirmasi barang kepada pelanggan.
·         Membuat dan mengirim surat pemesanan barang ( order ) kepada pihak lain.
·         Membuat dan mengirim surat permintaan barang kepada pihak lain.
·         Membuat dan mengirim surat kontak kerja kepada pihak lain.
·         Member informasi kepada pelanggan yang meminta informasi produk-produk baru.



SUMBER :  http://www.dosenpendidikan.com/pengertian-komunikasi-lisan-dan-tertulis-secara-lengkap/